Minggu, 14 April 2013

[islam-kristen] Arab Bakal Ganti Algojo Berpedang dengan Bedil

 



Sebuah komite yang terdiri dari perwakilan dari kementerian dalam negeri, kehakiman dan kesehatan Arab Saudi dibentuk untuk mengatasi keterbatasan jumlah algojo pemenggal kepala terhukum mati.

Pemerintah kerajaan Arab Saudi akan mengganti algojo berpedang dengan pasukan penembak mati, tulis harian Al-Youm, Minggu (10/2). Komite ini berargumen bahwa langkah seperti ini, jika benar diterapkan, tak akan bertentangan dengan Hukum Syariah di negara yang punya 13 pemerintahan regional itu untuk memulai metode baru jika benar-benar diperlukan.

"Solusi ini sepertinya praktis, khususnya karena terbatasnya jumlah algojo berpedang atau karena mereka datang terlambat di lokasi, tujuannya demi menghindari situasi pembatalan eksekusi," ujar komite dalam sebuah pernyataan.

Kerjaan Teluk yang kolot ini sudah memenggal kepala 76 orang sepanjang 2012, menurut hitungan AFP. Sedangkan Human Rights Watch (HRW) mengungkap setidaknya 69 orang yang kepalanya dipenggal.

Perkosaan, pembunuhan, perilaku murtad, perampokan bersenjata dan penyeludupan obat-obatan terlarang terancam hukuman mati di bawah Hukum Syariah Arab Saudi. Masalah pemenggalan kepala senantiasa menimbulkan ketegangan antara Arab Saudi dan masyarakat internasional.

Bulan lalu, Arab Saudi tertampar reaksi internasional saat memenggal kepala seorang pembantu Sri Lanka yang dituduh membunuh bayi majikannya. Kasus ini memicu cercaan international, termasuk dari kelompok-kelompok pembela hak-hak asasi yang mengatakan pembantu Sri Lanka itu baru berusia 17 tahun ketika dituduh membunuh bayi pada 2005.

Kasus ini membuat hubungan diplomatik kerajaan Sunni kolot itu dengan Sri Lanka berubah menjadi masam, sehingga Sri Lanka menarik pulang duta besarnya sebagai protes.

Badan hak-hak asasi manusia PBB pada Jumat pekan lalu menyatakan penyesalannya atas hukuman penggal kepala itu, sementara Uni Eropa meminta Arab Saudi menghentikan hukuman mati. Namun Riyadh ngotot tak menggubris dan menilai bahwa pikah asing mencampuri urusan dalam negeri kerajaan Al Saud ini.

__________________________________________________________________________________
Kuwaiti royal prince Abdullah al-Sabah Islam adalah penyakit kanker ganas diperadaban dunia modern.

Kita jangan membenci Muslim, sebab mereka cuma korban. Mereka begitu karena nabinya. Mereka bejat dan jahat juga karena nabinya. Kita seharusnya merasa iba dan kasihan kepada Muslim.

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar