Selasa, 16 April 2013

[islam-kristen] Identitas Yesus dalam Quran

 



Menurut Al-Qur'an, Yesus memiliki hakikat spiritual. Tapi, jikalau Yesus bukanlah Firman Allah dalam daging, sebagaimana yang diyakini kaum Kristen, dan jikalau Ia bukan manusia biasa, lalu apa identitas Yesus sebenarnya? Dapatkah kita menyimpulkan di sini bahwa inilah pandangan komplit Al-Qur'an tentang Yesus dan Masih ada banyak fakta lain di dalam Al-Qur'an:

Al-Qur'an memuat lebih banyak gelar penting tentang diri Yesus ketimbang tokoh lainnya.
Ia adalah sebuah 'Tanda' (Qur'an 19:21; 21:91), 'Rahmat' (Qur'an 19:21) dan seorang 'Saksi' (Qur'an 5:117).
Yesus selalu disebut di dalam Al-Qur'an dengan nada hormat.
Di dalam Al-Qur'an tak ada kritikan terhadap diri Yesus.
Di dalam Al-Qur'an, Yesus adalah rasul Allah, Kalimat Allah (kalimah) dan Roh Allah (ruh) (Qur'an 4:171).

Kata Arab bashar di dalam Al-Qur'an menunjuk kepada sesuatu yang fana, bukan kepada dunia rohani. Muhammad hanyalah seorang manusia fana biasa, seperti semua orang lainnya (Qur'an 18:110; 41:6). Hal yang sama juga berlaku pada para nabi lainnya. Karena itu, cukup mengherankan jika ternyata kata ini tak pernah muncul dalam kaitan dengan diri Yesus. Ini mestinya bisa jadi bukti terbaik yang yang menggagalkan pernyataan bahwa Yesus bukanlah Allah dan hanya manusia biasa. Kini kita mesti mempertimbangkan secara serius pertanyaan ini: mungkinkah Yesus ternyata memang lebih dari seorang nabi biasa? Ingatlah apa yang dikatakan Al-Qur'an tentang Yesus:

Yesus dilahirkan dari seorang perawan (Qur'an 19:20-22).
Yesus tak bercela (Qur'an 19:19).
Yesus adalah penyembuh orang sakit yang dahsyat (Qur'an 3:49; 5:110).
Yesus diangkat ke surga oleh Allah (Qur'an 4:158).
Yesus akan datang kembali (Qur'an 3:45; 43:61).

Tapi itu belum semuanya. Di dalam Al-Qur'an masih ada banyak lagi ulasan mengenai Yesus. Al-Qur'an mengakui bahwa ada pembedaan khusus bagi para hamba Allah (Qur'an 2:253). Yesus memiliki posisi khusus di dalam Al-Qur'an. Bagi Yesus, tanda-tanda Allah itulah yang hendak dibuktikan (Qur'an 2:253; 43:63) dan Yesus menerima pertolongan Allah lewat Roh Kudus (Qur'an 2:253). Yesus adalah seseorang yang memiliki kewibawaan yang sangat tinggi, baik di dunia ini maupun di akhirat (Qur'an 3:45). Semua penafsir sepakat dengan fakta bahwa hal ini mengisyaratkan kekudusan sekaligus keberkahan. Hanya Yesus yang sanggup melakukan tindakan 'mencipta' dan 'menghidupkan' (Qur'an 3:49). Tak ada nabi lain di dalam Al-Qur'an yang pernah melakukan tindakan seperti itu. Karena itu, posisi Yesus berada di atas semua orang lain dan meninggikan-Nya ke level yang tak pernah dicapai manusia lain. Apa pendapat Anda tentang Yesus? Dapatkah Anda berkata bahwa Ia hanyalah salah satu dari kumpulan para nabi?

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar