Selasa, 16 April 2013

[islam-kristen] Muhammad juga harus dibenarkan oleh Yesus Kristus

 



""Allah menyuruh NabiMuhammad untuk mengatakan kepada segenap pengikutnya: (1) Aku tidak termasuk rasul yg istimewa (prodigy) a.l. krn tidak bisa membuat mujizat; (2) Aku tidak tahu apa yg akan diperbuat kpd aku (sesudah wafat); (3) Aku tidak tahu apoa yg akan diperlakukan kpd umat Islam nanti sesudah mati; (3) Aku hanyalah seorang pemberitahu ('warner').""


Sungguh sangat menyedihkan Eyang Tawang, Muhammad saja tidak tahu kemana setelah mati tetapi masih percaya dengan Muhammad.
Aku adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Apa maksud Yesus Kristus ketika Ia berkata ini Yoh 14:1-12?

Muhammad juga harus dibenarkan oleh Yesus Kristus

__________________________________________________________________________________
Kuwaiti royal prince Abdullah al-Sabah Islam adalah penyakit kanker ganas diperadaban dunia modern.

Kita jangan membenci Muslim, sebab mereka cuma korban. Mereka begitu karena nabinya. Mereka bejat dan jahat juga karena nabinya. Kita seharusnya merasa iba dan kasihan kepada Muslim.


---------- Forwarded message ----------
From: Gabriella Rantau <gkrantau@yahoo.com>
Date: 2013/4/16
Subject: [Indonesia-Rising] Re: [islam-kristen] Muhammad TIDAK tahu apakah dia akan pergi ke surga setelah kematian!
To: "islam-kristen@yahoogroups.com" <islam-kristen@yahoogroups.com>, "Indonesia-Rising@yahoogroups.com" <Indonesia-Rising@yahoogroups.com>, "mediacare@yahoogroups.com" <mediacare@yahoogroups.com>, "proletar@yahoogroups.com" <proletar@yahoogroups.com>


 

Sekedar menambah info ttg topik ini. Silakan baca dg cermat apa yg tertulis dalam Surat Ahqaf (Bukit pasir) 46 : 9 berikut ini.

Qul Mā Kuntu Bid`āan Mina Ar-Rusuli Wa Mā 'Adrī Mā Yuf`alu Bī Wa Lā Bikum 'In 'Attabi`u 'Illā Mā Yūĥá 'Ilayya Wa Mā 'Anā 'Illā Nadhīrun Mubīnun Katakanlah: "Aku bukanlah rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang memberi penjelasan". (QS. 46:9) قُلْ مَا كُنْتُ بِدْعا ً مِنَ الرُّسُلِ وَمَا أَدْرِي مَا يُفْعَلُ بِي وَلاَ بِكُمْ إِنْ أَتَّبِعُ إِلاَّ مَا يُوحَى إِلَيَّ وَمَا أَنَا إِلاَّ نَذِير ٌ مُبِين

Allah menyuruh NabiMuhammad untuk mengatakan kepada segenap pengikutnya: (1) Aku tidak termasuk rasul yg istimewa (prodigy) a.l. krn tidak bisa membuat mujizat; (2) Aku tidak tahu apa yg akan diperbuat kpd aku (sesudah wafat); (3) Aku tidak tahu apoa yg akan diperlakukan kpd umat Islam nanti sesudah mati; (3) Aku hanyalah seorang pemberitahu ('warner').

ISTIMEWA,  bukan?! dlm Bhs. Ingris ada peribahasa yg mengatakan; "Like a blind leading the blind." - Bagaikan seorang tuna netra menuntun orang buta!

Gabriella



From: Tawangalun . <talangalun@gmail.com>
To: Indonesia-Rising@yahoogroups.com; islam-kristen@yahoogroups.com; mediacare@yahoogroups.com; proletar@yahoogroups.com
Sent: Monday, 15 April 2013 3:14 PM
Subject: [islam-kristen] Muhammad TIDAK tahu apakah dia akan pergi ke surga setelah kematian!

 
Muslim percaya Muhammad adalah nabi terakhir dan percaya wahyu yang diterimanya berasal dari Allah. Seharusnya sebagai nabi Allah yang terakhir, dia diharapkan untuk memiliki standar dan kualitas seperti nabi sebelumnya bahkan lebih tinggi.

Tapi kenyataan bertolak belakang dengan pengharapan, Muhammad malah memperlihatkan kualitas sebagai nabi palsu

1. Muhammad TIDAK tahu apakah dia akan pergi ke surga setelah kematian!

Dikisahkan Kharija bin Zaid bin Tsabit: Um Al-'Ala', seorang wanita Ansari yang memberikan janji setia kepada Nabi berkata kepada saya, "budak-budak didistribusikan di antara kami dan kami mendapat budak bernama 'Utsman bin Maz 'un. Kami membuatnya tinggal bersama kami di rumah kami Kemudian ia menderita penyakit yang parah. Ketika ia sehabis mandi dan diberi pakaian, Rasul Allah datang dan aku berkata,' Semoga Allah memberkati Anda, O Abu As-Sa'ib. Saya bersaksi bahwa Allah telah menghormatimu. Nabi berkata, "Bagaimana Anda tahu bahwa Allah telah menghormatinya?". Aku menjawab, 'O Rasul Allah! Biarlah ayah saya dikorbankan untuk anda. Pada siapa lagi Allah akan berikan penghormatan-Nya?!". Nabi berkata, "Tidak diragukan lagi, kematian datang kepadanya. Demi Allah, aku juga ingin dia baik, tetapi demi Allah, saya tidak tahu apa yang Allah akan lakukan dengan saya meskipun saya adalah Rasul Allah." Demi Allah, saya tidak bisa membela kebenaran siapa pun setelah kematian" (Sahih al-Bukhari, Vol2, Buku 23, No. 334)

Jika Muhammad tidak tahu bagaimana untuk sampai ke surga, mengapa muslim tetap mendengarkan dia?



__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar